BNPB: 118 Gempa Susulan Guncang Palu, Masih Terjadi Sepekan ke Depan

BNPB mengingatkan warga Palu dan sekitarnya untuk tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan. Guncangan usai gempa 6,7 M itu masih bisa terjadi satu pekan ke depan.
"Mungkin saja dalam satu minggu ini fenomena gempa susulan yang kekuatannya atau bisa dirasakan secara signifikan oleh masyarakat itu akan tetap terjadi karena ada peluruhan energi," kata Kapusdatin BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers secara online, Rabu (17/6).
Dengan kondisi ini, Muhari meminta warga untuk tetap waspada. Masyarakat diimbau mengecek kembali kondisi rumah masing-masing sebelum kembali. Jangan sampai ada retakan besar yang bisa berpotensi dampak lebih besar.
"Kalau ada retakan atau ada kerusakan struktur, dinding roboh misalkan, atau diperiksa masing-masing kondisi dudukan kaki-kaki atap, kuda-kuda atap rumah, kalau ada yang bergeser akibat gempa kemarin, mungkin sebaiknya segera dilaporkan kepada BPBD setempat atau personel desa setempat untuk bisa mendapatkan penanganan dan dukungan lebih lanjut," jelas dia.
Muhari mengatakan, BNPB masih terus berkoordinasi dengan BMKG hingga BPBD setempat. Penanganan terhadap dampak gempa masih jadi yang utama.
"Setidaknya sudah ada 118 gempa susulan yang terjadi, yang dicatat oleh BMKG," ujar dia.
Semua fasilitas pendukung untuk penanganan gempa sudah berada di lokasi. Sejumlah bantuan untuk warga yang terdampak juga sudah didistribusikan.
Data kerusakan hingga korban juga masih terus diperbarui agar penanganan lebih tepat sasaran.
"Untuk fatalitas, nah sejauh ini dari data yang sudah dikumpulkan bersama-sama dengan BPBD dan tim tanggap darurat dan reaksi cepat di daerah, ada satu korban jiwa meninggal dunia di Kabupaten Sigi. Untuk itu, posko darurat dan penanganan intensif memang kita pusatkan di Kabupaten Sigi," tutur dia.
Muhari mengatakan, sejauh ini ada 1.834 kepala keluarga yang terdampak. Korban luka ringan 73 jiwa dan luka berat 3 jiwa. Luka berat ini yang berkaitan dengan tulang atau luka akibat runtuhan struktur bangunan. Para korban tersebar di Sigi 1.813 KK, Parigi Moutong 21 KK, di Palu itu ada satu—dua luka ringan dan Poso satu luka luka ringan.





